Senin, 19 Juli 2021

Peran Strategis IGVIM dalam Mendorong Penguatan Pendidikan Vokasi Menyambut Percepatan Ekonomi Kreatif dan Digital


DAILY NEWS ■ Pengurus Wilayah Ikatan Guru Vokasi Indonesia Maju (IGVIM) Jawa Barat telah di Lantik oleh Pengurus Pusat dalam agenda webinar nasional. Tema webinar yang diangkat “Peran Strategis IGVIM dalam Mendorong Penguatan Pendidikan Vokasi Menyambut Percepatan Ekonomi Kreatif dan Digital”, pada Kamis, 15 Juli 2021.

Indonesia saat ini hingga beberapa tahun mendatang sedang mengalami Puncak Bonus Demografi, dimana sekitar 1,5 - 1,7 juta SDM baru usia produktif diluluskan oleh SMK setiap tahun. Pada saat yang sama, Revolusi Industri 4.0 terbukti telah memaksa pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi kedalam berbagai aktivitas profesi. 

Ada banyak pekerjaan / profesi lama yang hilang, dan tergantikan dengan profesi baru, yang berbasis internet dan Digital. Konpetisi pada profesi baru ini pun berlangsung sangat ketat dan amat terbuka. Tentu saja, bayang-bayang masalah yang siap menyertai kondisi ini yaitu pengangguran.  

Melalui INPRES No. 9 tahun 2016, Pemerintah mendorong peran sinergis seluruh stake holders, mulai dari Pemerintahan Pusat hingga Pemerintah Daerah, 12 (dua belas) kementerian, Lembaga Penjamin Mutu, Badan Standarisasi Nasional Pendidikan, Badan Nasional Standarisari Profesi, IDUKA (Industri Dunia Usaha dan Dunia Kerja), hingga Institusi swasta dan kelompok-kelompok masyarakat. 

Pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir telah menyebabkan berbagai aspek kehidupan terganggu. Iklim usaha dan industri menjadi lesu. Pertumbuhan ekonomi melemah, bahkan cenderung mundur. Hal ini tidak bisa dibiarkan dan harus segera diupayakan solusinya. 

Percepatan ekonomi kreatif dan digital menjadi alternatif terbaik yang bisa diambil saat ini. Indonesia merupakan pengguna internet terbesar kelima dunia dengan 210 juta orang melakukan akses ke internet secara bersamaan setiap hari. Ini adalah potensi yang luar biasa, jika kita mampu mengubah perilaku netizen negeri +62 ini dari yang dominan konsumtif dan hura-hura menjadi yang lebih produktif dan komersial.


Guru SMK sebagai guru pendidikan vokasi tentu dapat berserikat, bersinergi, dan berkolaborasi untuk mendorong penguatan pendidikan vokasi Indonesia. Sinerji profesi guru vokasi ini diharapkan dapat melahirkan SDM baru (lulusan SMK) yang kreatif dan kompetitif, sehingga siap menyambut percepatan ekonomi kreatif dan digital untuk pemulihan dan kemajuan Indonesia.

Disampaikan oleh Ketua IPW IGVIM Jawa Barat Dr Sugiyanto, M.Kom dalam sambutannya, Lahirnya PW IGVIM Jabar sebagai Wadah Organisasi Profesi Guru yang bersifat Profesional dan Sosial., keberadaaanya diharapkan menjadi bagian untuk mengatasi permasalahan Pendidikan bidang Vokasi di Jawa Barat; dalam mengakselerasi Program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam Mewujudkan Revitalisasi SMK berdasarkan Inpres No 9 Tahun 2016; serta menjadi Mitra Kritis Pemerintah Kebijakan Pendidikan Vokasi.  

Saat ini Jumlah Guru SMK di Jawa Barat kurang lebih berjumlah 50,500 (lima Puluh Ribu lima ratus) orang, dengan jumlah SMK 2,936 baik Negeri dan Swasta. Merupakan jumlah yang tidaklah sedikit sehingga berpotensi menjadi peluang serta tantangan yang tidak mudah untuk dikembangkan dan serta ditingkatkan kualitasnya dalam memajukan Vokasi di Jawa Barat.

Upaya kongkret yang ingin dilakukan oleh PW IGVIM Jabar adalah Melaksanakan Kerjasama Kemitraan dengan IDUKA, menjadi wadah untuk berkolaborasi dan berbagi Praktik bagi Pendidikan Vokasi, melaksanakan upaya peningkatan mutu Guru Vokasi, nemfasilitasi Guru Vokasi  untuk mengembangkan keterampilan pembelajaran dengan berbagai kondisi untuk adptif terhadap perubahan, mendukung dan mendorong percepatan program Link and Super Match Dirjen Vokasi Kemdikbud di Lingkungan Pendidikan Jawa Barat, memfasilitasi pengembangan Publikasi ilmiah/Karya Inovatif dan teknologi tepat guna, memfasilitasi Pengembangan Inovasi Pembelajaran dan Karya Inovatif Guru Vokasi, mengupayakan kesejahteraan Guru Vokasi melalui jalur konstitusional, serta menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat, bermartabat, maju dan independen.

Rabu, 23 Juni 2021

Syahnan Phalipi Hadiri Launching BPOM Dukung Produk Olahan UMKM

Jakarta, dailynews -  Indonesia Spice Up the world"

Fakta umkm di masa pandemi covid 19 saat ini memang banyak yang berguguran, namun produk makanan dan minuman masih menunjukkan tajinya termasuk alkes yang bersinggungan dengan prokes, bahkan yang menarik menurut Teten Masduki menteri koperasi dan UKM bahwa sumbangan produk makanan khususnya usaha mikro tehadap PDB sudah lumayan membaik.

Pada acara launching BPOM untuk mendukung UMKM, Teten menguraikan capaian makanan olahan yang sudah mendapatkan izin edar atau SIE cukup meningkat, hal yang sama juga disampaikan kepala BPOM Penny Lukito, bahkan cenderung mengalami kenaikkan, walaupun pengaruh pandemi masih sangat dirasakan oleh para pegiat UMKM.

Harapan baru bagi UMKM terlihat dari penandatangan MOU antar kementerian koperasi, BPOM dan RRI, utk mandorong target UMKM go on-line menuju 30 juta tahun 2024, dan ekspor ke Australia serta Afrika menjadi fokus utama untuk menaikkan Kinerja UMKM agar secepatnya pulih Menuju pertumbuhan berkelanjutan.

Saat acara MOU, serta launching produk tersebut juga sekaligus memperingati hari pangan sedunia, Syahnan Phalipi, Ketua Umum Founder DPP HIPMIKINDO yang hadir sebagai undangan khusus menyampaikan berbagai pemikiran antara lain, potensi UMKM go on-line sangat besar dan merupakan masa depan Indonesia sebagai negara UMKM terbesar di dunia namun sebaiknya terus bersinergi dgn Assosiasi, juga platform lokal mesti diajak bekerjasama begitu juga tentang aspek pembiayaan seperti Crowd Funding, termasuk Sertifikasi halal untuk umkm dengan pendekatan self declarate dan biaya murah' agar menjadi daya ungkit, nilai tambah sekalian meningkatkan daya saing di pasar global.

Faktor pendampingan yang sudah dilakukan HIPMIKINDO dengan BPOM hendaknya dilakukan terus menerus berkesinambungan di tambah edukasi, konsultasi serta advokasi agar berbagai proses mulai dari perizinan, produktifitas, pemasaran, permodalan, pembukuan, manajemen keuangan, SDM, agar segera terselesaikan yang selama ini menjadi persoalan Utama para pelaku UMKM.

Bersinegi, berkolaborasi antar pemerintah - pengusaha (Assosiasi) dan masyarakat harusnya menjadi keniscayaan apa bila ingin memenangi pertarungan globalisasi, ujar Syahnan.

HIPMIKINDO sudah memiliki pendamping UMKM bersertifikasi bnsp sekitar130 orang ini dapat dimanfaatkan oleh kementerian koperasi dan UKM serta BPOM dan kementerian maupun badan atau lembaga lainnya serta pemangku kepentingan umkm agar program presiden Jokowi fokus UMKM 30 juta go digital semakin cepat dicapai.

Syahnan Phalipi berharap dengan telah lahirnya undang-undang Omnibuslaw, cipta kerja dan turunnya perhatian Indonesia terhadap UMKM harus lebih Fokus benar'benar membantu tanpa henti supaya UMKM menjadi penopang utama PDB menjadi pengentas kemiskinan, menciptakan lapangan kerja serta melahirkan wirausaha-wirausaha tangguh kelas dunia yang diharapkan oleh rakyat menuju Indonesia maju adil makmur serta sejahtera. (Red)

Jumat, 04 Juni 2021

Menteri Johnny : Teknologi 5G Butuh Dukungan Prasarana yang Hyper


DAILY NEWS ■ Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyebutkan, pemerintah menetapkan pilihan teknologi netral seperti teknologi generasi kelima atau 5G, yang juga diharapkan pilihan tersebut sangat bergantung kepada operator seluler dalam pemanfaatan ekosistem teknologi.

“Pemerintah telah menempatkan pilihan teknologi 5G adalah teknologi netral. Karenanya, sangat tergantung kepada pilihan operator seluler untuk memanfaatkan pilihan teknologinya,” ujar Menteri Johnny dalam Peresmian 5G di Kantor Walikota Surakarta, Surakarta, pada Kamis (03/06/2021).

Menurut Menteri Johnny, Pemerintah dan operator seluler tidak terikat dengan jenis teknologi tertentu. Akan tetapi diberikan kesempatan untuk memilih teknologi netral yang cocok dengan pertimbangan bisnis dan keadaan.

“Untuk itu, tentu saya berharap operator seluler memilih teknologi terapannya, teknologi baru di generasi kelima telekomunikasi yang tepat agar efisien, baik di infrastruktur maupun di operasionalnya, tentu itu kita harapkan,” jelasnya.

Menkominfo menjelaskan, memilih teknologi 5G dengan harapan aspek teknologi ini membutuhkan dukungan infrastruktur yang lebih besar, secara khusus microcell untuk Base Transceiver Station (BTS) dan transmiternya.

“Karenanya kerja sama dengan pemerintah daerah juga menjadi penting, agar ada regulasi-regulasi yang memungkinkan deployment ICT infrastruktur mendukung 5G bisa dengan cepat dan mudah dilakukan. Misalnya, microcall bisa dipasang tidak saja melalui menara-menara, tetapi juga di atas gedung-gedung, juga di tiang-tiang listrik bahkan di lampu-lampu lalu lintas,” tandasnya.

Menteri Johnny menegaskan dengan dibutuhkan suatu regulasi, maka pembangunan infrastruktur TIK tidak menjadi tumpang tindih dan sudah berada dalam rencana dan tata kota yang baik. Sehingga disamping kenyamanan dan keasrian kota tetap terjaga, di saat yang sama teknologi 5G dan 4G bisa berkembang.

Teknologi 5G Fondasi Ideologi Pancasila

Dalam kesempatan tersebut Menteri Johnny mengingatkan arahan Presiden Joko Widodo pada peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021 lalu, bahwa pembangunan infrastruktur teknologi 5G harus memperhatikan dampaknya.

“Harus kita perhatikan dampaknya dan kita mitigasi resikonya, agar deploy atau penerapan 5G di Indonesia bermanfaat untuk kepentingan bangsa, rakyat dan masyarakat kita,” jelasnya.

Secara spesifik Presiden juga mengingatkan mengenai teknologi 5G yang kecepatannya mencapai 20 sampai 100 kali itu jangan sampai di hilirnya mengganggu.

“Kalau pemerintah membuat regulasi, mengambil bagian bersama-sama operator seluler membangun ICT infrastruktur di sisi hulu upstream, maka kita juga harus memastikan di sisi hilir, di downstream agar pemanfaatan teknologi baru ini berguna bagi kita. Jangan menjadi tempat berkembangnya radikalisme, jangan menjadi tempat berkembangnya transnational ideology yang menabrak ideologi bangsa kita,” tandasnya.

Menteri Johnny mengaskan bahwa teknologi 5G harus menjadi fondasi bangsa yang kuat untuk mengimplementasikan, menghadirkan dan membumikan ideologi Pancasila di dalam hati dan kehidupan keseharian masyarakat.

Dukung Aspek Ekonomi Digital

Menurut Menteri Johnny, pembangunan infrastruktur TIK juga harus didukung di sisi hilir dengan pemanfaatan teknologi digital yang begitu berkembang untuk kepentingan masyarakat dari berbagai aspek ekonomi digital, termasuk e-commerce.

“Jangan sampai kita membangun 5G, tetapi hilirnya dikuasai oleh teknologi atau kepentingan yang bukan kepentingan Indonesia,” ujarnya.

Menkominfo memastikan bahwa digital ekonomi, digital culture, digital society dan digital government, serta berbagai ekosistem digital lainnya harus dikuasai dalam negeri.

Bahkan sampai kepada human to human, human to machine, dan machine to machine communication harus kita gunakan untuk manfaat kita sebagai bangsa,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Johnny Didampingi Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika; Ismail, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika; Ahmad Ramli, dan Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi, dan juga hadir Anggota Komisi I DPR-RI Muhammad Farhan.

Selain itu, turut hadir Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Wakil Walikota Surakarta Teguh Prakosa, Komisaris Utama PT. Telkomsel Wishnutama Kusubandolio, Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam, dan jajaran komisaris PT. Telkomsel.(**)

Minggu, 02 Mei 2021

Pembelajaran Tatap Muka, Anies Baswedan Utamakan Keselamatan Anak


DAILY NEWS ■ Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan baru selesai melakukan uji coba sekolah pembelajaran tatap muka (PTM).

Menurut Gubernur DKI Anies Baswedan, uji coba PTM dilakukan untuk mengetahui formula terbaik yang bisa diterapkan dalam kebijakan sekolah tatap muka selanjutnya.

“Dari situ nanti bisa menyusun SOP yang sesuai dengan kondisi di Jakarta,” kata Anies usai menghadiri Hari Pendidikan Nasional di Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Minggu (2/5).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan, dalam penetapan kebijakan sekolah tatap muka, Pemprov DKI Jakarta berpedoman pada fakta dan kajian di lapangan.

“Mulai dari anak keluar rumah sampai anak pulang. Jadi bukan sekedar review saat berada di kelas,” terangnya.

“Kita ingin semua sadar, nomor satu keselamatan anak, nomor dua keselamatan anak kita, nomor tiga keselamatan anak kita. Itu prioritasnya," kata Anies Baswedan.

Sebelumnya, sebanyak 85 sekolah dari semua jenjang pendidikan mengikuti uji coba tatap muka. Dalam skema uji coba tatap muka, siswa di setiap tingkat sekolah belajar secara tatap muka secara bergiliran.

Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) ini telah berlangsung sejak Rabu, 7 April 2021 hingga 29 April 2021.

Selasa, 27 April 2021

LIPI: Indonesia's Defense Sector Needs Modernization


DAILY NEWS ■ The Indonesian Institute of Sciences (LIPI) took a very serious look at the sinking of KRI Nanggala 402.

The reason is that the sinking of the KRI Nanggala 402 was an accident for the third time experienced by the Indonesian military in 12 months.

In June last year, a 33-year-old BAE Hawk 209 fighter jet crashed in a residential area in Riau province, Sumatra. The pilot made it out on time.

A month later, the 41-year-old KRI Teluk Jakarta 541 drowned after being hit by bad weather in the Bali Sea. The entire 55 crew of the amphibious landing craft were successfully evacuated.

LIPI defense and security researcher Muhammad Haripin said the incident was only the tip of the iceberg of a bigger problem.

For this reason, Muhammad Arifin assessed that currently Indonesia really needs modernization in the defense sector.

"This incident is just the tip of the iceberg and underlines a bigger problem, that our defense sector is in dire need of modernization," said Muhammad Haripin, today.

Before the sinking of KRI Nanggala 402, Indonesia actually had five submarines as well as 31 high-speed warships and 156 patrol boats.

However, according to Muhammad Haripin, that number is not sufficient for an archipelagic country with an area of ​​3.1 million square kilometers of territorial waters like Indonesia.

In addition, he also mentioned that the need to maintain the number of naval assets appears to be the reason why the aging weapons and equipment have not been discontinued.

Because according to him the military equipment and budget are very limited, for this the Indonesian defense sector continues to use old military equipment.

Muhammad Haripin also said that if there is a case where Indonesia prefers to buy used fighter jets and ships rather than buying new ones.

This he said with the same amount of money but could buy more equipment.

"There are also cases where we buy used fighter jets and boats instead of buying new ones, with the same amount of money, we can buy more," he said.

Muhammad Haripin further noted that Indonesia actually set aside more money for the military as in 2011.

The decline, in 2011, the military budget only reached Rp. 44 trillion, which means that in the last 10 years the national defense budget has more than tripled.

According to Muhammad Haripin, this clearly shows that the Indonesian government is committed to dealing with the problem of modernizing old military assets.

"This shows that the various presidents and governments we have are all committed to addressing the problem of modernizing our aging equipment," he said.

However, Muhammad Haripin also said that the budget was not sufficient, given the size and strategic position of Indonesia which is very broad.

"However, the budget is still insufficient considering the size and strategic position of Indonesia," he said. (R-01)

Kamis, 22 April 2021

Panglima TNI Awasi Proses Pencarian Kapal Selam KRI Nanggala-402 di Bali


DAILY NEWS ■ Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto langsung melakukan pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 di perairan utara Pulau Bali hari ini, Kamis (22/4).

Mayjen Achmad Riad menjelaskan Marsekal Hadi akan memantau proses penggeledahan bersama Kepala Staf Angkatan Laut Indonesia (KSAL), Laksamana Yudo Margono.

"Dia datang dan nanti akan naik helikopter ke KRI Soeharso untuk mengamati secara langsung," ujarnya kepada wartawan.

Ia menjelaskan, Marsekal Hadi memantau langsung untuk mendapatkan data detail yang nantinya akan disampaikan langsung ke publik.

Di mana sebaiknya jumpa pers diadakan pagi ini, namun karena belum ada data rinci, konferensi pers ditunda pada sore hari.

“Dia masih ingin mendapatkan informasi yang lebih detail dan rencananya dia akan langsung menemui KRI Soeharso untuk bertemu dengan Pak KSAL, agar detail data kondisi seperti apa dari data yang sudah disampaikan agar bisa disampaikan dengan lebih jelas. , "kata Achmad Riad.

Proses pencarian KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan utara Bali dilanjutkan pagi ini, Kamis (22/4).

Sejumlah kapal milik TNI dikerahkan dalam upaya menemukan kapal yang hilang kontak sejak Rabu pagi (21/4).

Kapal tersebut diduga mengalami kerusakan pada tangki bahan bakarnya. Hal ini seiring dengan ditemukannya tumpahan minyak di titik awal kapal selam.

Nanggala-402 dijadwalkan untuk berpartisipasi dalam latihan penembakan torpedo hari ini. Kapal yang membawa 53 orang hilang setelah meminta izin menyelam pada Rabu pagi. (**)

Selasa, 20 April 2021

2 Warga Pulosari Tergencet Benso, Jari Kakinya Patah


DAILY NEWS ■ Nasib naas di alami oleh Sodirin, 30 th, warga RT 05/04 Ds Siremeng, Dk Kantong dan Nurokhman partner kerjanya yang merupakan warga Desa Batursari Dk Kacip, Kecamatan Pulosari, Pemalang.

Keduanya mengalami kecelakaan tunggal, sewaktu  mobil mesin penggergajian keliling yang di kendarai masuk jurang pada minggu siang (18/4/21) kemarin, di Ds Penakir dk Sarangangan, Kecamatan Pulosari, Pemalang.

Akibat kejadian ini, sang sopir sempat tergencet oleh unit benso. Melihat insiden ini warga setempat dengan kompak dan sigap segera mengeluarkan korban.

Meskipun Nurokhman ( pasangan kerjanya) sempat melompat, namun tetap saja  yang bersangkutan mengalami luka serius, hingga keduanya terpaksa di larikan kerumah sakit Moga, Pemalang yang jaraknya mencapai 10 km dari TKP.

Berdasarkan keterangan  saksi mata, peristiwa naas yang menimpa keduanya berawal dari proses putar balik, karena medan tergolong curam dan sempit kemungkinan, dan rem tidak berfungsi maksimal. Saat melakukan pengereman di bibir jalan, kendaraan bukanya berhenti, tapi malah bablas masuk jurang. 

Terpantau di kediaman Sodirin, pengemudi juga pemilik kendaraan rombakan tersebut, sehari pasca peristiwa naas, senin 19/4/21 siang, kondisi  kediamannya dalam kondisi sepi dan pintunya tertutup rapat.

Kepada jurnalis BeritaBaru.id, dengan bahasa jawa kromo, tetangganya menjelaskan, "tiangipun pun wangsul saking rumah sakit, kadosipun taksih istirahat, amargi jempol sukune tugel. (orangnya sudah pulang dari Rumah sakit, mungkin dia perlu  istirahat cukup sebab Ibu jari kakinya juga patah). 

Keluarga dekatnya memberi penjelasan bahwa, cedera yang di alami oleh kedua korban tidak begitu mengkhawatirkan, sekarang mereka sudah boleh pulang ke rumah masing semua. 

"Pihak rumah sakit sudah memberi ultimatum, cukup rawat jalan saja," katanya.

■ Himawan / Dwi Sri Maryanto

Kamis, 15 April 2021

Operasi Ketupat Candi 2021, Kapolda Jateng Beri Arahan Persiapan Pengamanan Jalur Mudik


DAILY NEWS ■ Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.S.T. M.K. beri arahan pada para Kapolres di jajaran eks Wil Pekalongan dan Kendal dalam rangka Persiapan Ops Ketupat Candi 2021, pada Rabu (14/4/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Irwasda Polda Jateng Kombes Pol Mashudi, Karolog Polda Jateng Kombes Pol Bambang Ricky Sidonarto, Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol M. Rudy Syarifudin, Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Kombes Pol Johanson Ronald Sinamora, Dansat Brimob Polda Jateng Kombes Pol Farid Bachtiar Efendi, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, dan Kapolres jajaran Eks wil. Pekalongan dan Kendal.

Kapolda Jateng mengungkapkan dalam Operasi keselamatan Candi 2021 pihaknya sudah mulai melakukan penyekatan terutama dijalur Pantura kemudian di Rest Area.

“Sudah kita bentuk Posko yang tujuannya untuk beri himbaun pada masyarakat terkait pencegahan Covid-19,” terang Luthfi.

Dalam Operasi Ketupat Candi 2021, petugas akan mengedukasi terkait Prokes dan memberi peringatan pada para pengguna jalan. Artinya tak ada penindakan hukum.

Kapolda juga menerangkan bahwa di setiap rest area hanya boleh diisi 50% kendaraan selebihnya ke kendaraan akan dikeluarkan.

Dalam pengarahannya kepada Para Kapolres Eks Wil Pekalongan dan Kendal, Kapolda Jateng memerintahkan untuk melarang Ormas maupun kelompok lainya untuk melakukan kegiatan kepolisian.

“Di bulan Ramadhan ini tidak ada Ormas maupun Kelompok lainnya yang melaksanakan kegiatan Kepolisian”tegasnya.

Selain itu, Jajaranya juga akan melaksanakan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) dengan sasaran miras.

(Hms) 
© Copyright 2019 Daily News | All Right Reserved