Kamis, 22 April 2021

Pabrik Sawit Luwu Utara Dinilai Lecehkan Pemerintah, DPRD Lutra Gelar RDP


DAILY NEWS ■ Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Utara, gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), terkait Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Luwu Utara yang melakukan pembelian Sawit dibawah harga yang telah ditetapkan Pemerintah provinsi, pada Rabu (21/4/21).

RDP dipimpin langsung oleh Basir Ketua DPRD Lutra bersama Aris mustamin ketua komisi 3, dan di hadiri oleh masing- masing perwakilan PKS, seperti PT. Jas Mulia, PT. Kasmar Matano dan PT. Surya sawit, Hadir pula Kepala Dinas Perizinan, Kepala Dinas Pertanian, dan Wakapolres, serta Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Lutra.

Dalam RDP tersebut, Aris Mustamin menjelaskan jika rapat ini bertujuan untuk menjaga wibawa keputusan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, terkait harga kelapa sawit yang telah ditetapkan oleh pemprov.

"Jika Pabrik membeli dibawa harga yang sudah di tetapkan, berarti melecehkan pemprov," kata Aris Mustamin.

Hal senada diungkapkan oleh, Ketua DPRD Luwu utara, dia berharap kepada Pemerintah Daerah, agar tegas memberi sanksi kepada Pabrik yang melanggar. 

"Kalau memang PKS tidak mau taat terhadap aturan pemerintah lebih baik kita tutup saja, dan juga ketua Apkasindo kalau tidak mampu perjuangkan aspirasi petani Sawit, mundur saja," ungkap Basir.

Sementara, ke tiga Manajer Pabrik Kelapa Sawit yang hadir, tetap menolak membeli kelapa sawit dari petani dengan harga Rp.1.675 / Kg sesuai ketetapan Pemerintah.

"Kami bukan melawan pemerintah, kami hanya tidak sanggup membeli dengan harga 1.675 Rupiah, ada juga biaya yang harus kami hitung, mulai dari biaya operasional hingga gaji pegawai," kata Irawan Tamsi, Manager PT. Kasmar Matano Persada.

■ ACCY

Minggu, 18 April 2021

Sepeda Motor Menggunakan Knalpot Bising Dominasi Pelanggaran Ops Lodaya


DAILY NEWS ■ Operasi Keselamatan Lodaya 2021, yang  digelar Polres Sukabumi Kota, pasca 5 hari telah keluarkan sebanyak 175 teguran dan 48 Surat Tilang bagi para pelanggar Lalu lintas.

Penindakan terhadap pelanggaran Lalu lintas tersebut didominasi oleh modifikasi sepeda motor dengan menggunakan knalpot bising dan pengendara yang yang berboncengan lebih dari satu penumpang.

Sementara itu, Polisi melakukan teguran terhadap sejumlah para pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm saat berkendara dan pengemudi yang lalai tidak gunakan sabuk keselamatan.

"Memang betul, bahwa sejak digelarnya Operasi Keselamatan Lodaya pada tanggal 12 April kemarin, kami berhasil melakukan 175 teguran dan menindak 48 pelanggar Lalu lintas dengan surat Tilang," kata Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota AKP Sujana kepada awak media, pada Sabtu (17/04/2021) malam.

Sesuai dengan atensi pimpinan, lanjut AKP Sujana, bahwa Operasi Keselamatan Lodaya 2021 dilaksanakan dengan mengedepankan kegiatan Preemtif, dan Preventif Kepolisian.

"Seperti membagikan lembar imbauan kamseltibcarlantas dan penerapan protokol kesehatan, hingga imbauan untuk tidak mudik," sambungnya.

AKP Sujana menegaskan, bahwa Polri akan tetap tegas melakukan tindakan hukum secara selektif terhadap segala pelanggaran Lalulintas khususnya pelanggaran yang dapat menyebabkan kecelakaan Lalu lintas.

“Selain sosialisasi dan edukasi, kami juga tetap melakukan penindakan hukum secera selektif terhadap pelanggaran Lalu lintas, khususnya yang dapat mengakibatkan kecelakaan Lalu lintas,” tandas Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota AKP Sujana.

■ Hms

Kamis, 15 April 2021

Menaker : PMI Bekerja Sebagai ABK Kapal Asing Rentan Menjadi Korban Eksploitasi


DAILY NEWS ■ Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) di kapal berbendera asing masih rentan menjadi korban eksploitasi. Untuk meningkatkan pelindungan bagi para ABK, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus membenahi tata kelola penempatan dan pelindungan Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia yang bekerja di kapal berbendara asing.

Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, saat berbicara pada seminar Melindungi ABK Indonesia di Kapal Asing yang diselenggarakan oleh Indonesia Ocean Justice Initiative, di Jakarta, pada Rabu (14/4) 2021.

"Pemerintah telah dan terus berupaya untuk melakukan langkah-langkah pembenahan pelindungan bagi awak kapal perikanan yang memang secara karakteristik lebih rentan terhadap tindak eksploitasi," kata.

Menurut Ida, perbaikan tata kelola ini akan mudah direalisasikan jika terdapat instrumen hukum yang mengaturnya. Oleh karenanya, saat ini pemerintah masih terus menyelesaikan aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI), utamanya terkait aturan turunan berupa Peraturan Pemerintah (PP) untuk penempatan dan pelindungan awak kapal niaga maupun perikanan yang bekerja di kapal berbendera asing. 

"Saat ini, rancangan PP-nya telah selesai proses harmonisasi dan telah diajukan ke Sekretariat Negara," ujar Ida.

Ida menjelaskan, RPP ini membawa harapan agar perlindungan ABK menjadi lebih lengkap/paripurna mulai dari sebelum, selama, dan setelah bekerja. Selain itu, permasalahan dualisme perizinan, lemahnya pendataan dan koordinasi antar K/L terkait, rendahnya kompetensi awak kapal perikanan kita, serta lemahnya pengawasan, diharapkan juga tidak lagi muncul.

"Substansi pada Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Pelindungan Awak Kapal, yang mana rujukan pengaturannya kita ambil, baik dari instrumen internasional, yaitu Konvensi ILO mengenai maritim (Maritime Labour Convention) dan Konvensi ILO Nomor 188 mengenai Pekerja di Sektor Perikanan, serta aturan perundang-undangan nasional terkait lainnya, seperti di bidang pelayaran, kelautan, serta perikanan," jelas Ida.

Pihaknya juga senantiasa melakukan pembinaan dan pengawasan kepada perusahaan penempatan pekerja migran, termasuk yang menempatkan awak kapal perikanan, guna memastikan perusahaan ini dalam operasionalnya tidak melakukan pelanggaran aturan. (WP/Azwar/R-01)


Senin, 12 April 2021

Fishermen found unidentified corpses on the edge of Cisela beach


DAILY NEWS ■ An unidentified corpse lying on the edge of Cisela beach, Cidamar Village, Cidaun District, Cianjur Regency, West Java.

Based on the information that has been collected, that a male corpse who was already in a state of bones was first found by fishermen on Friday (9/4/202) yesterday, at around 13:00 WIB.

Cidaun police chief AKP Sumardi, when confirmed, confirmed the finding of an unidentified corpse on the edge of Cisela beach.

"It is true, the corpse was first found by Asul (46), one of the fishermen at the Jayanti beach port. Meanwhile, from the results of the crime scene, the corpse was already damaged (breastbone, skull and hand), the left wrist was not there and was not found. identity, "said Sumardi when confirmed.

Sumardi said, while the characteristics of the corpse were only short trousers in blue and gray, there was the inscription of nafaro. The provisional suspicion is that the corpse is a victim of a sea accident who drowned on Jayanti beach, on (23/1/2021).

"There is strong suspicion that the unidentified corpse is a victim of a sea accident," he concluded. 

( Robert Panggeso )

Senin, 08 Maret 2021

Manfaat Tidur Miring Ke Kanan

Manfaat Tidur Miring Ke Kanan

Tidur dengan posisi miring ke kanan merupakan posisi tidur yang benar dan tepat.

Ukuran paru-paru sebelah kiri lebih kecil dari pada paru-paru sebelah kanan.

Karena itu, jantung menahan beban yang lebih sedikit dan lever pun berada dalam kondisi stabil dan tidak menggantung.

Lambung juga berada dalam kondisi nyaman.
Posisi seperti ini membantu mempercepat proses pengosongan lambung.

Tidur dengan posisi miring ke kanan, merupa kan metode medis yang paling disarankan.

Posisi ini juga memudahkan sekresi yang berupa cairan lendir pada bronkus (cabang paru-paru) sebelah kiri.

Seringnya terjadi pembengkakan paru-paru sebelah kiri (dan bukan paru-paru sebelah kanan) disebabkan oleh posisi bronkus yang berbeda.

Bronkus sebelah kanan posisinya menyamping sehingga lendir mudah dikeluarkan, sedangkan bronkus sebelah kiri posisi nya vertikal sehingga lendir lebih sulit dikeluarkan, sebab harus di dorong ke atas.
Jika dibiarkan, hal ini dapat mengakibatkan terjadinya penimbunan lendir di batang tenggorokan yang mengakibatkan pula munculnya gangguan pada paru-paru dan organ pengeluaran misalnya ginjal.

Karena itu pengobatan paling mutakhir untuk mengatasi masalah tersebut adalah tidur dengan posisi miring ke kanan.

Manfaat tidur miring ke kanan.

1. Mengistirahatkan otak sebelah kiri.
2. Mengurangi beban jantung.
3. Mengistirahatkan lambung.
4. Meningkatkan pengosongan kandung
    empedu, pankreas.
5. Meningkatkan waktu penyerapan zat gizi.
6. Merangsang buang air besar (BAB).
7. Mengistirahatkan kaki kiri.
8. Menjaga kesehatan paru-paru.
9. Menjaga saluran pernafasan.

Mari kita saling memberi info yang bermanfaat.

Jangan pelit untuk berbagi ke saudara, sanak famili, teman-teman dan kerabat yang kita sayangi..

Karena NIAT BAIK yang disampaikn dengan Cara Baik, HASIL nya pasti BAIK juga...

Salam sehat selalu...


 
© Copyright 2019 Daily News | All Right Reserved