Senin, 24 Mei 2021

Kemenkominfo Program Literasi Digital Memiliki Program Yang Menginspirasi Dunia


DAILY NEWS ■ Tepat di hari kebangkitan Nasional, 20 Mei 2021, Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” yang dilaksanakan di Basket Hall, Jakarta, dan disiarkan langsung di 16 TV Swasta serta Channel Youtube Kominfo dan Siberkreasi. 

Bersamaan dengan kegiatan peluncuran tersebut, Kominfo juga memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada para putra dan putri daerah yang dinamakan “Local Champion Literasi Digital”. 

“Mereka adalah para penggiat literasi digital di berbagai sektor, yang berasal dari 20 provinsi di Indonesia. Mereka memiliki pengaruh dan program yang menginspirasi dunia. Diharapkan akan terus tumbuh para Local Champions lainnya, yang diharapkan mampu menjadi pendorong Indonesia Makin Cakap Digital,” ujar Dedy Permadi, Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

“Beberapa program yang dilakukan oleh Local Champion sudah menjadi model bagi negaranegara lain, untuk menerapkannya di negara mereka. Kami memberikan penghargaan ini, sebagai cara kami berterima kasih atas perjuangan mereka di daerah, namun juga berharap, agar mereka dapat menjadi teladan bagi banyak putra-putri daerah lainnya untuk terus membangun diri, komunitas, masyarakat dan bangsa,” tambah Dedy. 

Para Local Champions tersebut ialah Relawan TIK (RTIK) Papua, Gorontalo, Sumatera Selatan, dan Maluku; Bujang Kurir; BoS (Bali Organik Subak) Petani Muda Keren!; Kururio Indonesia; Solo Bersimponi; Riliv; Sahabat Difabel Aceh; Kampoeng Cyber; Technopren.Pky; Pintu Bahasa; LingkarTangan; Banuamentor; SkolMus; Info Sumbar; Kok Bisa; Tangsel Creative; dan Komunitas Arsel. 

Para Local Champion ini menghadirkan solusi untuk berbagai kebutuhan masyarakat. Sebut saja Relawan TIK (RTIK) yang memiliki program kerja untuk meningkatkan literasi digital masyarakat secara umum, dengan berbagai kebutuhan lokal seperti program pendampingan UMKM terkait promosi, branding digital serta pemanfaatan medsos untuk pelayanan publik khususnya bagi aparat desa dan kelurahan. 

Demikian juga halnya dengan Bujang Kurir yang telah melakukan pendampingan serta melakukan kolaborasi dengan UMKM yang ada di Pontianak dalam aspek pemasaran digital. Mereka tidak hanya melakukan edukasi, namun juga mendampingi proses pemasaran secara digital dengan memproduksi aplikasi pemasaran sekaligus layanan antar. Program pendampingan UMKM Go Online juga dilakukan oleh Kururio Indonesia. 

Lain lagi dengan komunitas Solo Bersimponi yang memiliki aktivitas unggulan berupa narasi dan digitalisasi nilai budaya lokal Solo Hasthalaku; advokasi regulasi kepemudaan di Kota Solo dan Provinsi Jawa Tengah; menciptakan model Sekolah Adipangastuti yang diintegrasikan ke sekolah formal dengan durasi selama 6 bulan. 

Berbeda dengan Solo Bersimponi, Riliv merupakan aplikasi meditasi dan konseling psikologi online, yang menghubungkan orang yang memiliki permasalahan pribadi dengan psikolog profesional dimanapun dan kapanpun. Menurut Riliv, berperilaku yang baik dalam dunia digital akan mempengaruhi kesehatan mental individu dan sekitarnya. Maraknya cyberbullying harus dicegah dengan edukasi literasi digital yang baik dan tingginya mental health awareness. 

Sedangkan organisasi Sahabat Difabel Aceh, memiliki aktivitas unggulan yakni mempromosikan kegiatan terapi anak dengan cerebral palsy serta kampanye penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas melalui website dan media social. Tidak hanya itu, organisasi ini juga mendirikan Rumah Cerebral Palsy Sahabat Difabel Aceh sebagai pusat terapi dan edukasi. 

Organisasi Kampoeng Cyber asal Yogyakarta memiliki visi misi untuk terus mengedukasi masyarakat di perkampungan tentang teknologi informasi. Sama halnya yang dilakukan oleh Technopren.Pky yang memiliki aktivitas unggulan berupa pengembangan ketrampilan IT untuk anak muda Praya serta mendukung karya startup lokal di kota Praya Palangkaraya. 
Di bidang pertanian ada organisasi BoS (Bali Organik Subak) Petani Muda Keren! Yang memiliki aktivitas unggulan berupa program mengembangkan kapasitas petani se-Bali melalui program Village Smart Farming. Hasilnya, bukan hanya telah mendorong terjadinya transaksi dengan luar negeri, tetapi membuat masyarakat global datang ke Bali untuk mempelajari metode yang sukses mensejahterakan petani di masa pandemi.

Bersosial media membutuhkan etika yang erat hubungannya dengan bahasa atau pemilihan kata, dimana Pintu Bahasa menjadi Local Champion yang memfokuskan diri pada “Gerakan Netizen Beradab”, yang bertujuan mewujudkan masyarakat Indonesia berbahasa santun di media sosial. 

Organisasi LingkarTangan ialah Local Champion yang membangun platform untuk mewadahi komunitas di Batam yang memiliki berbagai latar belakang bidang, usia dan kegiatan yang berbeda. Karya mereka telah berbuah prestasi di level Nasional hingga Internasional, salah satunya yakni Best Favorite Wirausaha Muda Mandiri; Juara 3 Internasional Interpreneur Contest. 


Local Champion Banuamentor memiliki program untuk membantu para pelajar meningkatkan kompetensi, khususnya di media digital. Hal serupa juga diinisiasi oleh Komunitas Kok Bisa yang merupakan komunitas sains dan edukasi terbesar, dengan lebih dari 3 juta pengikut di seluruh Indonesia. Selain keduanya, ada SkolMus (Sekolah Multimedia untuk semua) yang memiliki aktivitas unggulan yaitu kelas malam, Ketong Bisa dan Merekam Kota. Kelas malam ini terdiri dari kelas fotografi, videografi, website, multimedia, desain grafis. Sedangkan Merekam Kota ialah program pengarsipan digital jangka panjang untuk melestarikan memori kolektif publik. Demikian juga dengan Tangsel Creative, memfokuskan diri pada edukasi digital berbasis komunitas seperti kelas terbang. 

Dari sisi multiplatform ada InfoSumbar yang setia memberikan beragam informasi dari dan kepada masyarakat Sumatera Barat. Mulai dari peristiwa, kejadian, berbagai acara, beragam informasi seni, budaya, pariwisata yang dikemas dalam bentuk visual, infografis, motion dan juga teks. 

Sedangkan Komunitas Arsel memiliki produk unggulan berupan aplikasi Kepo (Kenali Pohon), Virtual Guide, Virtual Zoo serta alat pendeteksi kebakaran hutan melalui gelombang Radio FM. Model penerapatan teknologi digital yang dibuat adalah sistem interactive tool yang membangun interaksi antara alam dan manusia melalui teknologi. (**)

Minggu, 02 Mei 2021

Pembelajaran Tatap Muka, Anies Baswedan Utamakan Keselamatan Anak


DAILY NEWS ■ Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan baru selesai melakukan uji coba sekolah pembelajaran tatap muka (PTM).

Menurut Gubernur DKI Anies Baswedan, uji coba PTM dilakukan untuk mengetahui formula terbaik yang bisa diterapkan dalam kebijakan sekolah tatap muka selanjutnya.

“Dari situ nanti bisa menyusun SOP yang sesuai dengan kondisi di Jakarta,” kata Anies usai menghadiri Hari Pendidikan Nasional di Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Minggu (2/5).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan, dalam penetapan kebijakan sekolah tatap muka, Pemprov DKI Jakarta berpedoman pada fakta dan kajian di lapangan.

“Mulai dari anak keluar rumah sampai anak pulang. Jadi bukan sekedar review saat berada di kelas,” terangnya.

“Kita ingin semua sadar, nomor satu keselamatan anak, nomor dua keselamatan anak kita, nomor tiga keselamatan anak kita. Itu prioritasnya," kata Anies Baswedan.

Sebelumnya, sebanyak 85 sekolah dari semua jenjang pendidikan mengikuti uji coba tatap muka. Dalam skema uji coba tatap muka, siswa di setiap tingkat sekolah belajar secara tatap muka secara bergiliran.

Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) ini telah berlangsung sejak Rabu, 7 April 2021 hingga 29 April 2021.

Sabtu, 24 April 2021

Basarnas Deploys 2 ROVs to search for KRI Nanggala 402 in Bali


DAILY NEWS ■ The Remote Operation Vehicle (ROV) from Jakarta was deployed by the National SAR Agency to help find the disappearance of the German-made submarine KRI Nanggala 402, in North Bali waters, on Friday (23/4).

Operations Director of Basarnas Rasman said that the ROV will operate at the point suspected to be the location of the disappearance of the KRI Nanggala 402 submarine.

"That's right (using ROV), we will push to the location to help with the search," Rasman said when confirmed by reporters, on Friday (23/4).

He added that Basarnas has deployed two ROVs from Jakarta to Banyuwangi and now they have arrived at the main post to search for KRI Nanggala 402.

"We deployed two units, at the Banyuwangi main post, which were built by the TNI. Later the ROV will operate using Basarnas ships," he said.

So far, the search team has had the opportunity to search for 4 x 24 hours. Given the oxygen stock in KRI Nanggala-402 is sufficient for 72 hours.

Thus, the joint team tasked with searching for KRI Nanggala-402 until Saturday (24/4) afternoon around 15.00 WIB.

Kamis, 22 April 2021

Mei 2021, Dewan Pers Kembali Sertifikasi Wartawan


DAILY NEWS ■ Dewan Pers kembali melakukan peningkatan profesionalisme wartawan melalui pelatihan dan fasilitasi uji kompetensi wartawan. Kegiatan akan berlangsung di 34 provinsi. 

Sebelumnya Dewan Pers bersama 18 lembaga uji kompetensi yang berasal dari organisasi profesi dan perguruan tinggi, pada Februari hingga Maret 2021 melaksanakan UKW di 18 provinsi, dengan hasil 896 dinyatakan kompeten. 

“Semakin bertambahnya jurnalis yang kompeten kita semakin optimistis berita dan informasi yang disampaikan ke masyarakat kian dapat dipertanggungjawabkan,” kata Jamalul Insan, Komisi Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi Dewan Pers. 

Tugas dan tanggung jawab jurnalis yang sudah dinyatakan kompeten akan semakin berat. 

Wartawan profesional harus menjunjung tinggi dan melaksanakan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan  UU Pers No. 40 Tahun 1999, dalam menjalankan profesinya. 

Fasilitasi UKW tahun ini merupakan kelanjutan dari program 2020 yang tidak dapat dilaksanakan, karena pandemi Covid-19. Tahun lalu, acara pelatihan dan uji kompetensi wartawan rencananya berlangsung di 20 provinsi dengan target 480 peserta, namun hanya dilakukan di satu provinsi yakni di Sumatra Barat dengan jumlah peserta 24 peserta. 

“Pada 2021 ini ditambah menjadi 34 provinsi dengan target 1.700 peserta,” kata Henry Ch Bangun, 

Wakil Ketua Dewan Pers. Kegiatan sertifikasi wartawan itu, sudah disampaikan juga dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi I DPR, awal Februari 2021. 

Dalam Peraturan Dewan Pers No. 1 tahun 2010, yang diperbarui dengan Peraturan Dewan Pers No. 4 tahun 2017 tentang Sertifikasi Kompetensi Wartawan disebutkan bahwa tujuan sertifikasi wartawan di antaranya meningkatkan kualitas dan profesionalitas wartawan, dan bagian dari sistem evaluasi kinerja wartawan oleh perusahaan. Sertifikasi wartawan juga bagian dari upaya menegakkan kemerdekaan pers berdasarkan kepentingan publik. 

Selain itu kegiatan uji kompetensi wartawan juga bertujuan menjaga harkat dan martabat kewartawanan sebagai profesi penghasil karya intelektual, menghindari penyalahgunaan profesi, dan menempatkan wartawan pada kedudukan strategis dalam industri pers.

“Produk jurnalistik adalah karya inetelektual, proses menggali informasi sampai menyiarkan dalam bentuk berita harus berdasarkan fakta dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Hendry.

Seperti tujuan sertifikasi, wartawan memiliki posisi strategis dalam industri media, tidak sekadar buruh, pekerja, yang sekadar komponen pelengkap. 

Ruang redaksi harus diiisi oleh orang yang memiliki kompetensi sesuai tingkatannya. “Media berperan dalam membangun dan membentuk opini publik - bahkan menggunakan frekuensi publik di media penyiaran harus dikelola orang yang memiliki kompetensi,” kata Hendry. 

Hingga kini masih banyak laporan masyarakat terkait penyalahgunaan profesi wartawan. 

Tidak sedikit kepala desa, kepala sekolah, pejabat operasional di tingkat kabupaten/kota, yang didatangi dan diintimidasi bahkan hingga pemerasan, oleh orang yang mengaku sebagai wartawan. 

Mereka selalu datang dengan alasan untuk konfirmasi kasus penyelewengan dana, rencana pengadaan barang atau pengerjaan proyek. 

Wartawan yang sudah mengikuti sertifikasi akan memiliki kartu kompetensi. 

Kartu kompetensi adalah bukti bahwa mereka yang memegang kartu tersebut dalam bekerja sudah memenuhi standar kompetensi wartawan, dan memegang teguh kode etik jurnalistik. 

Kartu kompetensi juga bertujuan melindungi masyarakat, agar bisa membedakan wartawan baik yang bertujuan memberitakan, sehingga patut diterima dan diberi informasi, dan wartawan yang hanya memeras dan mengintimidasi sehingga patut dilaporkan ke polisi. 

BNSP Membantah 

Dalam perkembangan lainnya, Kepala Badan Sertifikasi Nasional (BNSP) Kunjung Maseta membantah berita di beberapa media siber yang menyebutkan bahwa BNSP akan melarang Dewan Pers melaksanakan UKW. 

"Komisioner BNSP tidak membuat statement demikian. Kami di BNSP, kalau ada pengajuan pendirian LSP [Lembaga Sertifikasi Profesi] di bidang pers harus ada rekomendasi dari Dewan Pers," kata Kunjung Senin (19/4/21). 

Beberapa media siber sebelumnya menyiarkan berita seolah-olah Komisoner BNSP Henny Widyaningsih ketika menyampaikan arahannya kepada puluhan peserta pelatihan asesor bahwa BNSP merupakan satu-satunya lembaga yang diberikan kewenangan oleh Undang-Undang melaksanaka sertifikasi kompetensi. 

Henny mengatakan memang memberikan paparan mengenai sertifikasi profesi pada acara puluhan peserta pelatihan asesor BNSP yang berlangsung di Ruang Serba Guna LSP, Lantai 5 Kompleks Ketapang Indah Jakarta Pusat, 14-18 April 2021 lalu.

 ”Namun sama sekali tidak pernah mengatakan seperti yang ditulis sejumlah media,” ujarnya.

18.000 Sertifikat dan Kartu Kompetensi Wartawan 

Dewan Pers yang sah berdiri berdasarkan ketentuan pasal 15 UU Pers no 40 tahun 1999, sejak tahun 2010 melaksanakan program sertifikasi wartawan. Setelah merumuskan Standar Kompetensi Wartawan, hasil kesepakatan semua konstituen Dewan Pers yaitu wakil organisasi wartawan, wakil perusahaan media, wakil organisasi perusahaan media dalam pelbagai platform media. Impelentasi sertifikasi itu dilaksanakan melalui proses uji kompensi wartawan yang dilaksanakan lembaga uji kompetensi wartawan yang ditunjuk Dewan Pers. 

Sejak dilaksanakan selama lebih 10 tahun oleh 17 lembaga uji kompetensi wartawan, program itu sudah memberikan lebih 18.000 sertifikat dan kartu kompetensi kepada para wartawan.

Dewan Pers sejak 2 tahun terakhir, telah mendiskusikan dengan BNSP ihwal program sertifikasi wartawan. 

Kedua lembaga bersepakat untuk menjalin kerjasama secara fungsional dan profesional untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas wartawan Indonesia secara berkelanjutan. (**)

Minggu, 18 April 2021

Sepeda Motor Menggunakan Knalpot Bising Dominasi Pelanggaran Ops Lodaya


DAILY NEWS ■ Operasi Keselamatan Lodaya 2021, yang  digelar Polres Sukabumi Kota, pasca 5 hari telah keluarkan sebanyak 175 teguran dan 48 Surat Tilang bagi para pelanggar Lalu lintas.

Penindakan terhadap pelanggaran Lalu lintas tersebut didominasi oleh modifikasi sepeda motor dengan menggunakan knalpot bising dan pengendara yang yang berboncengan lebih dari satu penumpang.

Sementara itu, Polisi melakukan teguran terhadap sejumlah para pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm saat berkendara dan pengemudi yang lalai tidak gunakan sabuk keselamatan.

"Memang betul, bahwa sejak digelarnya Operasi Keselamatan Lodaya pada tanggal 12 April kemarin, kami berhasil melakukan 175 teguran dan menindak 48 pelanggar Lalu lintas dengan surat Tilang," kata Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota AKP Sujana kepada awak media, pada Sabtu (17/04/2021) malam.

Sesuai dengan atensi pimpinan, lanjut AKP Sujana, bahwa Operasi Keselamatan Lodaya 2021 dilaksanakan dengan mengedepankan kegiatan Preemtif, dan Preventif Kepolisian.

"Seperti membagikan lembar imbauan kamseltibcarlantas dan penerapan protokol kesehatan, hingga imbauan untuk tidak mudik," sambungnya.

AKP Sujana menegaskan, bahwa Polri akan tetap tegas melakukan tindakan hukum secara selektif terhadap segala pelanggaran Lalulintas khususnya pelanggaran yang dapat menyebabkan kecelakaan Lalu lintas.

“Selain sosialisasi dan edukasi, kami juga tetap melakukan penindakan hukum secera selektif terhadap pelanggaran Lalu lintas, khususnya yang dapat mengakibatkan kecelakaan Lalu lintas,” tandas Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota AKP Sujana.

■ Hms

Ramadhan 1442 H, Kemensos Cairkan Bansos PKH 6,53 Triliun


DAILY NEWS ■ Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial tunai Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar 6,53 triliun bertepatan dengan dimulainya puasa Ramadhan 1442 H. 

"Pencairan bantuan ini untuk tahap II, kebetulan bulan April, jadi pas bersamaan dengan awal puasa", kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, pada Minggu (18/4).

Bansos 6,53 triliun itu, lanjut Mensos, menyasar 9.074.584 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air.

Dengan pencairan bantuan PKH diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran di bulan puasa, karena biasanya kalau puasa kan beda dengan hari - hari biasa.

"Bulan puasa pengeluaran akan meningkat untuk memenuhi kebutuhan saur maupun buka puasa, untuk beli takjil atau beli makanan tambahan lainnya," ungkapnya.

Pencairan bansos PKH  juga diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemik, "semakin banyak uang yang beredar makin tinggi daya beli masyarakat," papar mantan Walikota Surabaya dua periode itu.

Kalau daya beli meningkat maka pedagang kecil juga akan terkena dampaknya, dagangan jadi laku dan bisa mendapatkan untung.

PKH merupakan bantuan bersyarat bagi keluarga yang memenuhi satu atau lebih komponen yaitu kompinen kesehatan dengan kategori ibu hamil dan anak balita. Komponen pendidikan dengan kategori anak SD/MI atau sederajat, anak SMP/MTs atau sederajat dan anak SMA/MAN atau sederajat.

Komponen Kesejahteraan Sosial dengan kategori lanjut usia diatas 70 tahun dan kategori Disabilitas berat.

Kemensos bekerja sama dengan Himbara dalam pencairan bantuan, seluruh KPM PKH mendapatkan bantuan langsung ke rekeningnya, "mereka bisa mencairkan di ATM bersama, e-warong, dan agen - agen bank yang ditunjuk oleh bank penyalur," pungkas Mensos Risma.

Berdasarkan data dari Direktorat Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial, alokasi anggaran bantuan sosial PKH tahun 2021 sebesar 28,71 triliun dan telah disalurkan dua tahap sebesar 15.35 triliun yaitu bulan Januari 2021 sebesar 6,82 triliun rupiah dan bulan April 6,53  rupiah. (rls)

Sabtu, 17 April 2021

Harus Ada Tujuan, Bisnis Tak Cukup Hanya Semangat


DAILY NEWS ■ Perkembangan dunia usaha makin beragam sementara pandemi Covid-19 membuat seseorang harus menggali lebih dalam segala potensi yang ada, termasuk pengembangan bisni atau usaha yang dijalani untuk bertahan hidup.

Santika Putri Sharavasti Yudoasmara pemilik label skincare ‘Madmoisha’, pada Rabu (14/4/2021) menuturkan dalam berbisnis semangat dan modal saja tak cukup. Seseorang harus siap untuk mempunyai visi dan tujuan yang ingin dicapai.

“Jangan takut bermimpi, dan jangan ragu untuk merealisasikannya. Kerja keras tanpa memiliki tujuan tidak akan membawa kita kemana-mana. Maka sebelum memulai bekerja, kita harus menetapkan target atau tujuan ingin kita capai,” ujar Shara sapaan akrabnya.

Sebagai pebisnis di usia belia ia dituntut harus terus memiliki  inovasi produk supaya selalu mendapat respon bagus dari para pelanggannya.

Ditambahkan saat memulai bisnisnya dari nol. Berbekal uang tabungan yang tak seberapa, ia nekad menjual skincare dan kosmetika dari Thailand. Bidang kecantikan itu menjadi fokusnya sejak awal.

Dua tahun kemudian ia berani membuat produk sendiri, dan sejak itu makin meluas pemasarannya. Produk-produk Madmoisha pun digunakan oleh beberapa artis ternama.

“Inovasi juga tak boleh berhenti, apalagi makin ketatnya persaingan. Banyak yang terjun dalam bisnis skincare dan kosmetika. Banyak ide bisa diserap dari berbagai sumber, termasuk juga menambah wawasan dengan membaca tentang kisah perjalanan para pebisnis sukses,” tegasnya.

Tak hanya bertambahnya wawasan, lanjutnya, tapi juga kisah-kisah sukses itu punya sesuatu yang dapat meningkatkan motivasi kita agar sukses juga dalam berbisnis. Hal itu pun dilakukan oleh mereka yang sukses, dengan membaca kisah pebisnis lainnya yang berhasil sebelum dirinya.

Sharavasti juga tidak khawatir dengan makin maraknya bisnis serupa. Baginya, masing-masing mempunyai jalan dan rejekinya.

“Jika hanya fokus kepada kompetitor itu hanya memakan waktu dan tidak dapat mengentaskan permasalahan dalam jangka panjang. Lebih baik kita fokus membahagiakan pelanggan dengan produk dan pelayanan,” pungkasnya.  

sumber : krjogja.com

Kamis, 15 April 2021

Operasi Ketupat Candi 2021, Kapolda Jateng Beri Arahan Persiapan Pengamanan Jalur Mudik


DAILY NEWS ■ Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.S.T. M.K. beri arahan pada para Kapolres di jajaran eks Wil Pekalongan dan Kendal dalam rangka Persiapan Ops Ketupat Candi 2021, pada Rabu (14/4/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Irwasda Polda Jateng Kombes Pol Mashudi, Karolog Polda Jateng Kombes Pol Bambang Ricky Sidonarto, Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol M. Rudy Syarifudin, Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Kombes Pol Johanson Ronald Sinamora, Dansat Brimob Polda Jateng Kombes Pol Farid Bachtiar Efendi, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, dan Kapolres jajaran Eks wil. Pekalongan dan Kendal.

Kapolda Jateng mengungkapkan dalam Operasi keselamatan Candi 2021 pihaknya sudah mulai melakukan penyekatan terutama dijalur Pantura kemudian di Rest Area.

“Sudah kita bentuk Posko yang tujuannya untuk beri himbaun pada masyarakat terkait pencegahan Covid-19,” terang Luthfi.

Dalam Operasi Ketupat Candi 2021, petugas akan mengedukasi terkait Prokes dan memberi peringatan pada para pengguna jalan. Artinya tak ada penindakan hukum.

Kapolda juga menerangkan bahwa di setiap rest area hanya boleh diisi 50% kendaraan selebihnya ke kendaraan akan dikeluarkan.

Dalam pengarahannya kepada Para Kapolres Eks Wil Pekalongan dan Kendal, Kapolda Jateng memerintahkan untuk melarang Ormas maupun kelompok lainya untuk melakukan kegiatan kepolisian.

“Di bulan Ramadhan ini tidak ada Ormas maupun Kelompok lainnya yang melaksanakan kegiatan Kepolisian”tegasnya.

Selain itu, Jajaranya juga akan melaksanakan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) dengan sasaran miras.

(Hms) 

Menaker : PMI Bekerja Sebagai ABK Kapal Asing Rentan Menjadi Korban Eksploitasi


DAILY NEWS ■ Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) di kapal berbendera asing masih rentan menjadi korban eksploitasi. Untuk meningkatkan pelindungan bagi para ABK, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus membenahi tata kelola penempatan dan pelindungan Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia yang bekerja di kapal berbendara asing.

Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, saat berbicara pada seminar Melindungi ABK Indonesia di Kapal Asing yang diselenggarakan oleh Indonesia Ocean Justice Initiative, di Jakarta, pada Rabu (14/4) 2021.

"Pemerintah telah dan terus berupaya untuk melakukan langkah-langkah pembenahan pelindungan bagi awak kapal perikanan yang memang secara karakteristik lebih rentan terhadap tindak eksploitasi," kata.

Menurut Ida, perbaikan tata kelola ini akan mudah direalisasikan jika terdapat instrumen hukum yang mengaturnya. Oleh karenanya, saat ini pemerintah masih terus menyelesaikan aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI), utamanya terkait aturan turunan berupa Peraturan Pemerintah (PP) untuk penempatan dan pelindungan awak kapal niaga maupun perikanan yang bekerja di kapal berbendera asing. 

"Saat ini, rancangan PP-nya telah selesai proses harmonisasi dan telah diajukan ke Sekretariat Negara," ujar Ida.

Ida menjelaskan, RPP ini membawa harapan agar perlindungan ABK menjadi lebih lengkap/paripurna mulai dari sebelum, selama, dan setelah bekerja. Selain itu, permasalahan dualisme perizinan, lemahnya pendataan dan koordinasi antar K/L terkait, rendahnya kompetensi awak kapal perikanan kita, serta lemahnya pengawasan, diharapkan juga tidak lagi muncul.

"Substansi pada Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Pelindungan Awak Kapal, yang mana rujukan pengaturannya kita ambil, baik dari instrumen internasional, yaitu Konvensi ILO mengenai maritim (Maritime Labour Convention) dan Konvensi ILO Nomor 188 mengenai Pekerja di Sektor Perikanan, serta aturan perundang-undangan nasional terkait lainnya, seperti di bidang pelayaran, kelautan, serta perikanan," jelas Ida.

Pihaknya juga senantiasa melakukan pembinaan dan pengawasan kepada perusahaan penempatan pekerja migran, termasuk yang menempatkan awak kapal perikanan, guna memastikan perusahaan ini dalam operasionalnya tidak melakukan pelanggaran aturan. (WP/Azwar/R-01)


Senin, 08 Maret 2021

Oase Shubuh: Tetap Berbuah Meski Terjepit

 
Oase Shubuh: Tetap Berbuah Meski Terjepit

Oase Shubuh: 
Tetep Berbuah Meski Terjepit

Foto ini bisa jadi bahan renungan. Bagaimana tidak, meski terjepit di antara tembok beton, namun tetap mampu menunjukkan usaha untuk berbuah. Begitulah seharusnya iman, islam dan ihsan dalam diri manusia.

Jika diibaratkan, akar adalah dasar tauhid,  dan batang pohon adalah syariat yang dijalankan, maka ihsan atau akhlak adalah buahnya.

Meski, cobaan dan ujiaan begitu besar, menyesakkan dada dan menghimpit gerak, tapi akar kuat dapat mengokohkan batang untuk menemukan jalan (syariat)-nya.

Dengan begitu mampu membuahkan "karya" buah yang rimbun dan manis.
Begitulah ajaran hidup.

بارك الله فيكم و اهلكم


                ———¤•✳•¤-———
© Copyright 2019 Daily News | All Right Reserved