Selasa, 20 Juli 2021

Ombudsman: Polres Bogor Wajib Tindak Jika Terbukti Oknum Kepsek dan Oknum Kemenag Lakukan Pelanggaran

Ombudsman: Polres Bogor Wajib Tindak Jika Terbukti Oknum Kepsek dan Oknum Kemenag Lakukan Pelanggaran


Bogor, | dailynews.web.id - Teguh P. Nugroho, Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (ORI), berjanji akan turun langsung untuk melakukan pemeriksaan, soal aktivitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) serta dugaan penjualan LKS, oknum Sekolah Mi An-naba dan Madrasah Al Muawanah, yang berlokasi di jalan Balandongan, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.


"Pemerintahan Kabupaten Bogor harus memberi sanksi kepada Yayasan dan sekolah, khususnya Polres Bogor wajib tindak dan menjerat oknum Kepala Sekolah serta Pemilik Yayasan dengan UU wabah menular jika benar terbukti adanya pelanggaran, termasuk oknum Kemenag yang diduga membekingi," ungkap Teguh, selaku Kepala Ombudsman saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, Selasa 20/07/2021.


Masih katanya, "Saat ini Tenaga Kesehatan (Nakes) sudah kepayahan, ini malahan ada yang mau menyebarkan Virus ke anak-anak sekolah, harusnya paham soal PPKM Darurat, jelas melarang ada pembelajaran tatap muka di wilayah, jika tidak ada tindakan lebih lanjut akan hal ini, maka Ombudsman akan turun langsung untuk lakukan pemeriksaan terkait hal tersebut."


Sebagaimana diketahui, siapapun pelaku yang melanggar ketentuan, dapat dikenai pidana sesuai pasal 14 UU no 4 tahun 1984 tentang wabah menular.


Teguh P. Nugroho menambahkan, terkait penjualan LKS, jika sekolah tersebut menerima bantuan Dana BOS itu artinya sekolah tersebut sudah tidak boleh melakukan pungutan, termasuk jual beli LKS, itu pungli. Bilamana hal tersebut terbukti Ketua Saber Pungli Kabupaten Bogor wajib bertindak untuk memberikan sanksi pidananya," tutupnya.(Iwan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 Daily News | All Right Reserved